Pengertian Fisika
dan Kimia
Fisika adalah sains atau
ilmu alam yang mempelajari
materi beserta
gerak
dan perilakunya dalam lingkup
ruang
dan waktu, bersamaan dengan konsep yang berkaitan seperti
energi dan
gaya. Salah satu ilmu sains paling dasar,
tujuan utama fisika adalah memahami bagaimana
alam semesta berkerja.
Kimia merupakan
ilmu pengetahuan yang membahas perubahan suatu materi. Perubahan suatu materi
bisa di dapat oleh gambaran melalui reaksi kimia. Menggunakan reaksi kimia,
kita dapat menyingkap perubahan-perubahan aneh yang tersembunyi pada suatu zat.
Kimia merupakan
ilmu pengetahuan tentang yang gaib, tersembunyi,serta tak terlihat.
Ilmu kimia adalah bagian dari ilmu pengetahuan alam (sains) yang
mempelajari tentang sifat, sturktur, komposisi, perubahan serta energi
yang menyertai perubahan materi.
Ciri-Ciri Perubahan Fisika:
-
Perubahan zat hanya terjadi pada wujudnya, tetapi tidak pada sifatnya
-
Zat hasil perubahan fisika dapat dikembalikan ke bentuk semula
-
Sifat zat yang dimiliki sebelum dan sesudah perubahan sama.
Macam-Macam Perubahan Fisika
1.
Perubahan Fisika yang berupa perubahan wujud zat.
Perubahan
wujud zat karena pengaruh perubahan suhu/temperatur lingkungan. Lebih jelasnya
dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
Keterangan:
- Mencair, contoh: es mencair dan lilin meleleh
- Membeku, contoh: air menjadi es dan cairan logam yang
membeku
- Mengembun, contoh: uap menjadi air, terjadinya embun pada
pagi hari
- Menguap, contoh: air yang dipanaskan diatas kompor lambat
laun akan menguap
- Menyublim, contoh: kapur barus padat berubah menjadi gas
- Menyublim/deposisi, contoh: gas dari kapur barus dapat
dipadatkan lagi dengan metode kristalisasi.
2. Perubahan Fisika yang berupa perubahan ukuran suatu zat.
Materi yang berukuran besar dapat diperkecil dengan cara
mekanik, seperti dipecah, dipotong, digiling, dll. Contoh: biji kopi ditumbuk
menjadi serbuk kopi dan beras ditumbuk menjadi tepung beras.
3. Perubahan Fisika yang berupa perubahan volume
Perubahan volume yang disebabkan oleh penyusutan materi
karena didinginkan atau pemuaian materi karena dipanaskan. Contoh: proses
pemuaian rel kereta api di siang hari karena panas dan penyusutan karena
dingin.
4. Perubahan Fisika yang berupa perubahan bentuk zat.
Perubahan bentuk materi dapat terjadi jika dipukul, diremas,
atau menggunakan alat bantu seperti mesin. Contoh: kayu yang berasal dari pohon
dapat diubah bentuknya menjadi meja, kursi dan lemari dengan menggunakan alat
seperti pahat, gergaji atau palu, Tanah liat dapat diubah menjadi hiasan
didalam rumah, seperti guci, vas bunga, dll.
PERUBAHAN KIMIA
Perubahan Kimia adalah perubahan suatu zat yang terjadi
karena reaksi kimia sehingga menghasilkan suatu zat baru. Contoh: kertas
dibakar menjadi abu, peristiwa perkaratan besi, dll.
Ciri-Ciri Perubahan Kimia
- Terjadi perubahan susunan molekul
- Terbentuk zat baru dengan sifat zat yang berbeda dengan
sifat penyusunnya
- Perubahan zat bersifat irreversibel (tidak dapat kembali
ke bentuk semula).
Macam-Macam Perubahan Kimia
1. Perubahan kimia yang menghasilkan perubahan suhu
Proses Perubahan suhu dibagi menjadi dua, yaitu:
- Reaksi Eksoterm, yaitu reaksi kimia yang menghasilkan
energi panas (kalor) sehingga meningkatkan suhu lingkungan. Contoh: proses
pembakaran petasan, pembuatan api unggun
- Reaksi endoterm, yaitu reaksi kimia yang memerlukan (menyerap) energi panas
sehingga menimbulkan efek dingin pada lingkungan. Contoh: garam dapur (NaCl)
yang dilarutkan dalam air.
2. Perubahan Kimia yang menghasilkan perubahan warna
Terjadinya perbedaan warna antara sebelum dan sesudah reaksi
pada zat-zat yang bereaksi juga menunjukan adanya perubahan kimia. Contoh:
perubahan warna pada kertas lakmus, kertas lakmus biru saat dicelupkan ke
larutan asam akan berubah menjadi merah, sedangkan kertas lakmus merah saat
dicelupkan ke dalam larutan basa akan berubah menjadi biru.
3. Perubahan kimia yang dapat menghasilkan gas
Terbentuknya gas pada proses reaksi adalah salah satu
indikator perubahan kimia. Contoh: logam seng (Zn) yang direaksikan dengan
larutan asam sulfat (H2SO4) akan terbentuk seng sulfat (ZnSO4) dan sejumlah gelembung-gelembung
gas hidrogen.
4. Perubahan kimia yang dapat menghasilkan endapan
Produk dari zat-zat yang bereaksi jik terbentuk endapan maka
termasuk perubahan kimia. Contoh: perak nitrat (AgNO3) dicampur dengan natrium
klorida (NaCl) menghasilkan natrium nitrat (NaNO3) dan endapan berwarna putih
perak klorida (AgCl).
Penyakit
HIV-AIDS adalah penyakit yang dianggap paling membahayakan dan mematikan
yang berada di dunia, salah satu sebabnya adalah belum ditemukan obat ampuh
untuk mengatasi penyakit ini. Oleh sebab itu langkah-langkah sosialisasi
pencegahan dan penelitian untuk menghadapi penyakit ini dilakukan diseluruh
dunia serta mendapat dukungan dari banyak pihak.
Seyawa yang berguna bagi kehidupan
makhluk hidup
HIV-AIDS (Human Imunodeficiency Virus-Acquired Immune
Deficiency Sydrome)
adalah sejenis penyakit yang menyebabkan hilangnya kekebalan tubuh seseorang.
Ketika kondisi kesehatan menurun ataupun ketika sedang dalam keadaan lelah,
dengan mudah kondisi tubuh terasa lemah dan gampang jatuh sakit. Penderita yang
mengidap penyakit ini seakan-akan tidak memiliki harapan lagi untuk hidup,
karena sistem kekebalan tubuhnya sudah lemah ataupun sudah rusak sehingga
sangat mudah terkena penyakit atau jatuh sakit.
Beberapa
waktu lalu dikejutkan dengan penemuan sejenis senyawa untuk penangkalnya.
Ketidaksengajaan itu dilakukan oleh seorang asisten profesor Zhilei Chen
dari Universitas AM Texas, Amerika Serikat yang sedang melakukan penelitian
didalam laboratoriumnya. Virus yang menyebabkan penyakit AIDS tersebut
akan mengalami kehancuran material genetiknya ketika diberikan senyawa yang
bernama Pd 404. 182.
Senyawa itu menghancurkan material
genetik virus HIV dengan merusak RNA-nya, sehingga sulit berkembangbiak
dan akhirnya tidak dapat menginfeksi manusia. Meski demikian, senyawa anti
virus HIV ini masih terus dikembangbiakkan untuk diproduksi secara
massal, agar lebih aman dan tidak membahayakan ketika digunakan pada manusia.
Setidaknya, terdapat tiga tahap yang harus dilalui sebelum senyawa tersebut
digunakan masyarakat, yaitu 3 sampai 4 tahun harus diujicobakan pada hewan.
Kemudian
4 sampat 5 tahun diujicobakan pada relawan manusia. Lalu 2 sampai 3 tahun untuk
registrasi, sebelum akhirnya diproduksi dalam jumlah banyak. Kerja keras Zhilei
Chen membuahkan hasil, ia mendapatkan penghargaan dan perhatian dari
seluruh dunia. Karena dapat menghilangkan kekhawatiran orang, seolah orang yang
mengidap penyakit HIV-AIDS tidak memiliki harapan untuk hidup.