Universitas Gunadarma

Selasa, 22 November 2016

Hubungan manusia dengan pandangan hidup


# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup itu bukanlah suatu produk (hasil berfikir) yang instan, melainkan membutuhkan proses waktu yang panjang. Sehingga gagasan itu dapat diterima oleh akal manusia dan dapat diakui kebenarannya. Atas dasar itu manusia menerima hasil pemikiran itu sebagai pedoman, pegangan, arahan, petunjuk yang disebut pandangan hidup. Pandangan hidup cenderung diikat oleh nilai-nilai sehingga berfungsi sebagai pelengkap nilai-nilai dalam pembenaran atau rasionalisasi nilai-nilai.
# HUBUNGAN MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan hidup merupakan dasar atau landasan untuk membimbing kehidupan rohani dan jasmani baik dalam kapasitas personal, kelompok atau masyarakat, bahkan tingkat Negara sekalipun.  Semua perbuatan tingkah laku antara aturan-aturan bagi Negara dan undang-undang serta peraturan-peraturan harus merupakan cerminan dari sebuah pandangan hidup yang telah dirumuskan.
Sebagian manusia menyadari dan ada yang tidak menyadari ketika melaksanakan sesuatu yang bersifat individu maupun kelompok membutuhkan garis cita-cita dan tujuan akhir yang bernama pegangan, landasanatau dasar hidup sebagai pengarah dan pembimbing kea rah tujuan. Seseorang menginginkan hidup bahagia, maka untuk mencapai kebutuhan akan pegangan atau penuntun yang disebut dalam dunia pengetahuan adalah pandangan hidup.
Pandangan hidup dapat juga diartikan sebagai filsafat hidup, disesuaikan dengan arti filsafat yaitu cinta akan kebenaran. Tentu saja yang dimaksudkan kebenaran disini adalah kebenaran yang berlaku atau dapat diterima oleh siapa saja. Semua manusia mempunyai pandangan hidup baik perorangan maupun golongan.

Contoh Kasus
 Seseorang akan memiliki pandangan hidup yang tinggi jika ia merasa bersyukur kepada Tuhannya dan selalu mengingat akan orang yang kondisinya berada dibawahnya. Setiap dia berkendara dan melihat pengamen atau pemulung dia selalu berpikir untuk tidak menjadi seperti itu dan tidak mau keluarganya jadi seperti itu. Pandangan hidupnya pun akan lebih tinggi karena apa yang dilihatnya itu akan menjadi motivasi agar dirinya bisa mencapai apa yang sudah dia rencanakan dalam pandangan hidupnya tersebut

Hubungan manusia dengan keadilan

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN KEADILAN
1. PENGERTIAN KEADILAN MENURUT TOKOH-TOKOH

Menurut Aristoteles, Keadilan adalah kelayakandalam tindakan manusia.
Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia  sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Menurut Socrates, Keadilan tercipta bilamana warga negara sudah merasakan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Menurut W.J.S Poerwodarminto, kata adil berarti tidak berat sebelah dan tidak semena – mena serta tidak memihak.

2. PENGERTIAN KEADILAN SECARA UMUM
Secara umum, Keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Berdasarkan kesadaran etis, kita diminta untuk tidak hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban. Jika kita hanya menuntut hak dan lupa menjalankan kewajiban, maka sikap dan tindakan kita akan mengarah pada pemerasan dan memperbudak orang lain. Sebaliknya pula jika kita hanya menjalankan kewajiban dan lupa menuntut hak, maka kita akan mudah diperbudak atau diperas orang lain.
# HUBUNGAN MANUSIA DAN KEADILAN
Manusia adalah makhluk yang diciptakan dalam bentuk yang sebaik-baiknya dan dalam bentuk yang berpasangan-pasangan. Dimana manusia ada yang baik juga ada yang jelek, ada yang pandai juga ada yang bodoh,dll. Ini semua merupakan konsep keadilan yang hakiki secara kodrat Tuhan, Keadilan menurut para pandangan tokoh yaitu keadilan yang sama rata sama rasa dan terpenuhinya semua hak-hak manusia. Hubungannya dengan manusia adalah hubungan yang sangat erat tidak dapat dipiusahkan dengan apapun. Manusia tanpa keadilan maka kehidupannya tidak akan tentram, karena unsur pertama dari kehidupan adalah keadilan. Karena keadilan memberikan suatu perdamaian dan persatuan di kalangan manusia.
Sumber
https://10menit.wordpress.com/tugas-kuliah/ilmu-budaya-dasar-manusia-dan-keadilan-bab7/
https://www.academia.edu

Hubungan manusia dengan tanggung jawab

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.
# HUBUNGAN MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau  perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai wujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia pada hakikatnya adalah makhluk yang bertang¬gung jawab. Disebut demikian karena manusia, selain merupa¬kan makhluk individual dan makhluk sosial, juga merupakan makhluk Tuhan. Manusia memiliki tuntutan yang besar untuk bertanggung jawab mengingat ia mementaskan sejumlah peranan dalam konteks sosial, individual ataupun teologis.
    Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial.Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai sclera sendiri. Nilai-nilai yang diperankan seseorang dalam ja-minan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak meng¬ganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama. Masalah tanggung jawab dalam konteks individual berkait¬an dengan konteks teologis.Manusia sebagai makhluk indivi¬dual artinya manusia harus bertanggung jawab terhadap diri¬nya (seimbangan jasmani dan rohani) dan harus bertanggung jawab terhadap Tuhannya (sebagai penciptanya). Tanggung jawab manusia terhadap dirinya akan lebih kuat intensitasnya apabila ia mentiliki kesadaran yang mendalam. Tanggung jawab manusia terhadap dirinya juga muncul sebagai akibat keyakin-annya terhadap suatu nilai.
    Demikian pula tanggung jawab manusia terhadap Tuhan¬nya, manusia sadar akan keyakinan dan ajaran-Nya. Oleh karena itu manusia harus menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya agar manusia dijauhkan dari perbuatan keji dan munkar.
    Tanggung jawab dalam konteks pergaulan manusia adalah keberanian.Orang yang bertanggung jawab adalah orang yang berani menanggung resiko atas segala yang menjadi tanggung jawabnya. Ia jujur terhadap dirinya dan jujur terhadap orang lain, tidak pengecut dan mandiri. Dengan rasa tanggung jawab, orang yang bersangkutan akan berusaha melalui seluruh po¬tensi dirinya. Selain itu juga orang yang bertanggung jawab adalah orang yang mau berkorban demi kepentingan orang lain.
Contoh
Pemadam kebakaran bertanggung jawab di setiap adanya kebakaran
Polisi bertanggung jawab disaat ada kecelakaan, pencurian, pembunuhan dll.
Dalam kehidupan sehari-hari manusia bersembahyang sesuai dengan perintah Tuhan. Apabila tidak bersembahyang, maka manusia itu harus mempertanggung jawabkan kelalaiannya itu diakhirat kelak. Manusia hidup dalam perjuangan, begitu firman Tuhan. Tetapi bila manusia tidak bekerja keras untuk kelangsungan hidupnya, maka segala akibatnya harus dipikul sendiri, penderitaan akibat kelalaian adalah tanggung jawabnya. Meskipun manusia menutupi perbuatannya yang salah dengan segala jalan sesuai dengan kondisi dan kemampuannya, misalnya dengan hartanya, kekuasaannya, atau kekuatannya (ancaman), namun manusia tak dapat lepas dari tanggung jawabnya kepada Tuhan.

SUMBER
https://yogiearieffadillah.wordpress.com/2013/06/04/makalah-manusia-dan-tanggung-jawab/

Hubungan manusia dengan kegelisahan

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata “gelisah”. Gelisah artinya rasa yang tidak tentram di hati atau merasa selalu khawatir, tidak dapat tenang (tidurnya), tidak sabar lagi (menanti), cemas dan sebagainya. Kegelisahan menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, artinya merasa gelisah, khawatir, cemas atau takut dan jijik. Rasa gelisah ini sesuai dengan suatu pendapat yang menyatakan bahwa manusia yang gelisah itu dihantui rasa khawatir atau takut. Manusia suatu saat dalam hidupnya akan mengalami kegelisahan. Kegelisahan yang cukup lama akan menghilangkan kemampuan untuk merasa bahagia.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KEGELISAHAN
Manusia selama ini seringkali tenggelam dalam kegelisahan. Berbagai penyebab kegelisahan telah menyita waktu dan perhatian manusia, dan sayangnya banyak yang tidak menyadari betapa mengganggunya kegelisahan itu. Kegelisahan yang timbul dalam diri kita sebenarnya dibuat oleh kita sendiri, kita ciptakan mereka di dalam pikiran kita melalui ketidakmampuan ataupun kegagalan untuk mengerti bahaya perasaan keakuan dan melalui khayalan yang melambung serta kesalahan dalam menilai setiap kejadian atau benda. Hanya jika kita dapat melihat suatu kejadian atau benda dengan apa adanya, bahwa tidak ada sesuatu apa pun yang kekal di dunia ini dan bahwa keakuan kita sendiri merupakan khayalan liar yang membawa kekacauan dalam pikiran yang tidak terlatih. Kegelisahan adalah suatu rasa tidak tenteram, tidak tenang, tidak sabar, rasa khawatir/cemas pada manusia. Kegelisahan merupakan gejala universal yang ada pada manusia manapun. Namun kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingakah laku atau gerak – gerik seseorang dalam situasi tertentu. Jadi, kegelisahan merupakan sesuatu yang unik sebagai manifestasi dari perasaan tidak tenteram, khawatir, ataupun cemas.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkahlaku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala gerak gerik atau tingkah laku itu umumnya lain dari biasanya, misalnya berjalan mondar-mandir dalam ruang tertentu sambil menundukkan kepala, duduk merenung sambil memegang kepala, duduk dengan wajah murung,malas bicara, dan lain-lain.kegelisahan juga merupakan ekspresi dari kecemasan. Masalah kecemasan atau kagalisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tercapai.
Hal ini terjadi karena adanya keterbatasan manusia untuk dapat mengetahui hal-hal yang akan datang atau yang belum terjadi. Hal ini terjadi misalnya karena adanya suatu harapan, atau adanya ancaman. Manusia gelisah karena takut terhadap dosa-dosa dan pelanggaran (yang telah dilakukan), takut terhadap hasil kerja (tidak memenuhi kepuasan spiritual), takut akan kehilangan milik (harta dan jabatan), atau takut menghadapi keadaan masa depan (yang tidak disukai). Sedangkan sumber kegelisahan berasal dari dalam diri manusia (internal) misalnya rasa lapar, haus, rasa sepi, dan dari luar diri manusia (eksternal) misalnya kegelisahan karena diancam seseorang. Penyebab lain kegelisahan karena adanya kemampuan seseorang untuk membaca dunia dan mengetahui misteri hidup. Kehidupan ini yang menyebabkan mereka menjadi gelisah. Mereka sendiri sering tidak tahu mengapa mereka gelisah, mereka hidupnya kosong dan tidak mempunyai arti. Orang yang tidak mempunyai dasar dalam menjalankan tugas (hidup), sering ditimpa kegelisahan. Kegelisahan yang demikian sifatnya abstrak sehingga disebut kegelisahan murni, yaitu kegelisahan murni tanpa mengetahui apa penyebabnya. Bentuk- bentuk kegelisahan manusia berupa keterasingan, kesepian, ketidakpastian. Perasaan-perasaan semacam ini silih berganti dengan kebahagiaan, kegembiraan dalam kehidupan manusia.
CONTOH
Seorang ibu selalu merasakan kegelisahan ketika dia jauh dari anaknya, karena kondisi anaknya yang masih bisa dibilang balita, beberapa waktu kemudian sang ibu mulai merasa kegelisahan yang semakin kuat dikarenakan anaknya akan masuk ke bangku sekolah, kegelisahan ibu tersebut semakin menjadi ketika anaknya sudah beranjak remaja maupun dewasa. Karena sang ibu selalu memikirkan anaknya, sang ibu tidak ingin anaknya sakit, kelaparan, terlantar dan banyak sekali pikiran seorang ibu untuk anaknya. Jadi kegelisan manusia itu bersifat wajar tergantung dari apa yang kita gelisahkan, Bisa itu bersifat negative ataupun bersifat positive.
Sumber
http://manusiadankegelisahan77.blogspot.co.id/2013/02/manusia-dan-kegelisahan_2455.html?m=1


Hubungan manusia dengan harapan

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN HARAPAN
            Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan. Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan – pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan kemampuan masing – masing.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN HARAPAN
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langsung disambut dalam suatu interaksi hidup, yakni ditengah suatu keluarga atau sebagai anggota masyarakat. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari interaksi hidup. Ditengah – tengah yang lainnya, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik atau jasmani maupun mental atau spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup berinteraksi dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
            Dorongan kodrat, ialah sifat, keadaan atau pembawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua. Dorongan kebutuhan hidup, sudah kodratnya bahwa manusia mempunyai bermacam – macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besarnya dapat dibedakan atas kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan manuis itu ialah :
a)      Kelangsungan hidup (survival)
b)      Keamanan (safety)
c)      Hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (belovingandlove)
d)      Diakui linkungan (status)
e)      Perwujudan cita – cita (selfactualization)

CONTOH

Budi hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan terkadang akan berakibat menjadi tertawaan orang banyak seperti pribahasa “Si pungguk merindukan bulan”, walaupun tidak ada yang tidak mungkin didunia ini bila Tuhan berkehandak. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan dapat terwujud, maka diperlukan usaha dengan sungguh – sungguh, berdoa dan pada akhirnya bertawakal agar harapan itu dapat terwujud.

https://debbychintyatari.wordpress.com


Selasa, 01 November 2016

Hubungan manusia dengan penderitaan

# PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAAN PENDERITAAN
Penderitaan berasal dari kata derita bahasa sansekerta yang artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang tidak menyenangkan. Penderitaan termasuk realitas dunia dan manusia. Intensitas penderitaan bertingkat-tingkat, ada yang berat ada juga yang ringan. Namun peranan individu juga menentukan berat tidaknya intensitas penderitaan. Suatu peristiwa yang dianggap penderitaan oleh seseorang belum tentu merupakan penderitaan bagi orang lain.
Penyebab terjadinya penderitaan
1. Penderitaan yang timbul karena perbuatan manusia itu sendiri, penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia, dan hubungan manusia dengan sekitarnya. Perbuatan buruk manusia terhadap lingkungannya juga menyebabkan penderitaan manusia.
2. Penderitaan yang timbul karena siksaan atau azab Tuhan.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN PENDERITAAN
Setiap manusia mempunyai masalah atau penderitaan dalam hidupnya, tidak ada seorangpun yang tidak pernah mengalami masalah atau penderitaan, ada kebahagiaan dan ada kesedihan, masalah yang dihadapi setiap maanusia itu juga berbeda-beda dan cara mereka dalam menghadapi masalah tesebut. Tergantung bagaimana cara mereka menyikapinya, kita harus bisa berjuang mengatasi masalah yang terjadi dan mendekatkan diri kepada Tuhan.
 Contoh
Seorang mahasiswa baru saja menyelesaikan kuliahnya dan mendapat gelar sebagai Sarjana (S1) dia adalah siswa yang sangat cerdas tetapi dia mempunyai sifat yang sombong dan iri hati, karena merasa cerdas dia tidak pernah berpikir kalau dia pasti akan diterima di Perusahaan manapun.  Suatu hari saat dia melamar kerja di sebuah Perusahaan, dia bahkan tidak berpikir harus berdoa karena dia yakin akan lulus dengan sangat mudah. Akan tetapi yang terjadi malah sebaliknya dia tidak lulus di Perusahaan tersebut dan pada hari berikutnya kejadian itu terus terulang, sampai akhirnya dia menjadi sangat frustasi dan tidak percaya diri seperti sebelumnya. Lalu dia tersadar bahwa selama ini dia melakukan tindakan yang salah, dia tidak pernah berdoa dan selalu cemburu melihat orang lain sukses. Pada akhirnya dia berubah menjadi seorang yang taat bersembayang atau berdoa dan dia menghilangkan sifat-sifat buruknya. Dan setelah 2 bulan tidak dia sangka akhirnya dia mendapatkan pekerjaan di salah satu Perusahaan.
Referensi
http://0alt.blogspot.co.id/2015/11/pengertian-penderitaan-dan-sebab-sebab.html?m=1

Hubungan manusia dengan cinta kasih

#PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
#PENGERTIAN CINTA KASIH
Menurut kamus umum bahasa Indonesia karya W.J.S. Poerwadarminta, cinta adalah rasa sangat suka (kepada) atau (rasa) sayang (kepada), ataupun (rasa) sangat kasih atau sangat tertarik hatinya. Sedangkan kata kasih artinya perasaan sayang atau cinta kepada atau menaruh belas kasihan. Dengan demikian arti cinta dan kasih hampir bersamaan, sehinga kata kasih memperkuat rasa cinta. Karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasih.
Walaupun cinta kasih mengandung arti hampir sama, namun terdapat perbedaan juga antara keduanya. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih lebih keluarnya; dengan kata lain bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN CINTA KASIH
Cinta dan Kasih adalah sesuatu yang sangat berkesan bagi semua masnusia, Makna cinta dan kasih yaitu sama semua mnenghasilkan makna yang tiada batas. Cinta adalah kekuatan manusia yang paling tinggi oleh karena itu semua orang memiliki cinta. Selain itu cinta juga sumber kekuatan dari segalanya, kita tidak akan dapat mewujudkan setiap impian kita tanpa cinta karena cinta dapat memberikan dorongan dan motivasi terhadap diri seseorang, untuk menghasilkan sesuatu yang diinginkan dapat tercapai dengan indah. Sedangkan kasih adalah perasaan sayang atau cintakepada seseorang atau sangat menaruh belas kasihan. Sehingga kata kasih memperkuat rasa cinta, karena itu cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan.
Contoh
Cinta kasih biasa diberikan kepada ibu, ayah, adik, kakak, nenek, kakek, teman, sahabat, saudara lainnya bahkan kita bisa memberikan kasih kepada orang lain yang belum kita kenal sebelumnya.

Referensi
http://docs.google.com
http://vioranovalina.blogspot.com

Senin, 31 Oktober 2016

Hubungan manusia dengan keindahan


#PENGERTIAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAAN KEINDAHAN
 Keindahan adalah sifat-sifat yang merujuk kepada sesuatu yang indah di mana manusia mengekspresikan perasaan indah tersebut melalui berbagai hal yang mengandung unsur estetis yang dinilai secara umum oleh masyarakat. Keindahan sebagai suatu kualitas abstrak (Beauty as anabstractquality)menggambarkan sesuatu yang kontemporer dan bersifat nonrealistic di mana sang pencipta karya menggambarkan sesuatu yang tidak bisa dimengerti secara umum dan tidak sesuai dengan realita.
Keindahan sebagai kualitas abstrak menggambarkan suatu bentuk dalam yang keindahan di mana keindahan tersebut bersifat eksklusif dan hanya dapat dimengerti oleh orang yang menciptakan keindahan tersebut berdasarkan apa yang dipahaminya.
Keindahan sebagai benda tertentu yang menunjukkan keindahan-keindahan memiliki konsep pemahaman dan nilai yang berbeda dengan kualitas abstrak di mana benda yang dimaksud dalam hal ini adalah sesuatu yang mewakili keindahan secara umum dan dapat dengan mudah diterima maupun dipahami oleh masyarakat.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN KEINDAHAN
Hubungan manusia dan keindahan adalah karena manusia memiliki lima komponen yang secara otomatis dimiliki ketika manusia tersebut dilahirkan. Ke-lima komponen tersebut adalah nafsu, akal, hati, roh, dan sirri(rahasia ilahi). Dengan modal yang telah diberikan kepada manusia itulah (nafsu, akal dan hati) akhirnya manusia tidak dapat dipisahkan dengan sesuatu yang disebut dengan keindahan. Dengan akal manusia memiliki keinginan-keinginan yang menyenangkan (walapun hanya untuk dirinya sendiri) dalam ruang renungnya, dengan akal pikiran manusia melakukan kontemplasi komprehensif guna mencari nilai-nilai, mana, manfaat, dan tujuan dari suatu penciptaan yang endingnya pada keputusan ini juga merupakan salah satu indikator dari keindahan. Aksl dan budi merupakan kekayaan manusia tidak dimiliki oleh makhluk lain. Oleh akal dan budi manusia memiliki kehendak atau keinginin pada manusia ini tentu saja berbeda dengan”kehendak atau keinginanan” pada hewan karena keduanya timbul dari sumber yang berbeda. Kehendak atau keinginan pada manusia bersumber dari akal dan budi, sedangkan kehendak atau keinginan pada hewan bersumber dari naluri. Sesuai dengan sifat kehidupan yang menjasmani dan merohani, maka kehendak atau keinginan manusia itupun bersifat demikian. Jumlahnya tak terbatas. Tetapi jika dilihat dari tujuannya, satu hal sudah pasti yakni untuk menciptakan kehidupan yang menyenangkan, dan memuaskan hatinya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa “yang mampu menyenangkan atau memuaskan hati setiap manusia itu tidak lain hanyalah sesuatu yang “baik”, yang “indah”. Maka (keindahan pada hakikatmnya merupakan dambaan setiap manusia karena dengan keindahan itu manusia merasakan nyaman hidupnya), melalui suasana keindahan itu perasaan (ke) manusia (anyya) tidak terganggu.
CONTOH
Manusia menaruh rasa kagum atas keindahan alam yang merupakan ciptaan dari Yang Maha Kuasa. Dan oleh sebab itu manusia berpikir untuk menjunjukan apa yang mereka lihat dengan cara yang berbeda-beda. Misalnya:
Karya seni yang memiliki nilai estetika yang dapat dinilai oleh manusia.
Keindahan adalah suatu hal yang memiliiki definisi yang luas dan pandangan mengenai keindahan masing-masing berbeda dari setiap ahli, tergantung bidang yang digeluti atau dikuasai oleh orang tersebut.
Referensi
http://akudisinidwi.wordpress.com/2010/04/22/manusia-dan-keindahan/
http://gegehare.blogspot.com/2011/03/ilmu-budaya-dasar-bab-4-manusia-dan.html
http://corneliaagassi.wordpress.com

Hubungan manusia dengan sastra

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAAN SASTRA
Sastra berasal dari bahasa sanskerta yang berarti “teks yang mengandung intruksi”  atau “pedoman”, dari kata dasarśās yang berarti “intruksi” atau “ajaran” . Dalam bahasa Indonesia kata ini biasa digunakan untuk merujuk kepada “kesusraan”  atau sebuah jenis tulisan yang memiliki arti atau keindahan tertentu. Sastra juga merupakan penggambaran kehidupan yang dituangkan melalui media tulisan. Yang agak bias adalah pemakaian istilah sastra dan sastrawi. Segmentasi satra lebih mengacu sesuai definisinya sebagai sekedar teks, sedangkan sasrawi loebih mengarah pada sastra yang kental nuansa puitis atau abstrak.
# HUBUNGAN MANUSIA DENGAN SASTRA
Terdapat hubungan yang erat antar sastra dan kehidupan, karena fungsi sosial sastra adalah bagaimana ia melibatkan dirinya ditengah-tengah kehidupan masyarakat. Melalui sastra merupakan salah satu kebudayaan, sedangkan salah satu unsur kebudayaan adalah sebagai sistem nilai. Oleh karena itu didalam sebuah karya sastra tentu akan terdapat gambaran-gambaran yang merupakan sistem nilai. Nilai-nilai yang ada itu kemudian dianggap sebagai kaidah yang dipercaya kebenarannya, sehingga pola pikir masyarakat dapat terbentuk melalui karya sastra.
Contoh
Karya sastra seperti pantun merupakan salah satu jenis puisi lama yang sangat luas dikenal dalam bahasa-bahasa Nusantara. Pantun pada mulanya merupakan sastra lisan namun sekarang dijumpai juga pantun yang tertulis. Semua bentuk pantun terdiri atas dua bagian: sampiran dan isi. Sampiran adalah dua baris pertama, kerap kali berkaitan dengan alam (mencirikan budaya agraris masyarakat pendukungnya), dan diasanya tak punya hubungan dengan bagian kedua yang menyampaikan maksud selain untuk mengantarkan rima atau sajak. Dua baris terarkhir merupakan isi, yang merupakan tujuan dari pantun tersebut.
Referensi
http://bantenblog.blogspot.com/2010/12/sejarah-debus.html
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Sastra

Kamis, 27 Oktober 2016

Hubungan manusia dengan kebudayaan

# PENGERTIAAN MANUSIA
Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain, di suatu ruang lingkup manusia adalah komponen paling penting yang saling berinteraksi terus menerus sesuai dengan kebutuhan manusia sebagai makhluk sosial, interaksi tersebut dapat terjadi antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok.
# PENGERTIAN KEBUDAYAAN
Kata kebudayaan berasal dari kata budh dalam bahasa Sansekerta yang berarti akal, kemudian menjadi kata budhi (tunggal) atau budhaya (majemuk), sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil pemikiran atau akal manusia. Ada pendapat yang mengatakan bahwa kebudayaan berasal dari kata budi dan daya. Budi adalah akal yang merupakan unsur rohani dalam kebudayaan, sedangkan daya berarti perbuatan atau ikhtiar sebagai unsur jasmani sehingga kebudayaan diartikan sebagai hasil dari akal dan ikhtiar manusia. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik manusia dengan cara belajar.
#  HUBUNGAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN
Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan yang paling sempurna oleh sebab itu manusia dapat menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang telah diatur oleh Yang Maha Kuasa.

Contoh Kasus Kebudayan Pebedaan Kelas Sosial
Seorang murid dari Jakarta pindah ke Sekolah SMA N 1 Serawai Kalimantan Barat dihari pertama dia dikenalkan oleh ruang lingkup sekolah yang kebudayaannya masih sangat kental, misalnya saat menyapa, berbicara, maupun cara berpakaian. Murid disana hanya dapat dikatakan berpakaian cukup rapi apabila dibandingkan oleh murid pindahan tersebut yang berpenampilan sangat elegan, dan saat berbicara pun murid pindahan tersebut tidak terbiasa dengan nada atau lafal suara mereka yang dikarenakan murid pindahan tersebut sudah terbiasa berbicara dengan kata-kata gaul misalnya loe, gue dll. Sedangkan murid lainnya berbicara menggunakan bahasa yang lebih formal dan nada yang masih sangat melekat dengan kebudayaan itu sendiri misalnya aku, kamu dll. Oleh sebab itu murid pindahan tersebut harus belajar terbiasa dan dapat mengikuti kebudayaan yang ada di Serawai agar dapat berinteraksi dengan baik.

REFERENSI
http://jimmyprianto.blogspot.com/2014/01/pengertian-kebudayaan.html
http://www.lepank.com/2014/06/pengertian-kebudayaan-secara-umum.html